Articles

Tomat

Kandungan Vitamin A dari Tomat, dapat membantu mata Anda terhindar dari infeksi, dapat mencegah bakteri dan virus yang bisa masuk ke dalam mata dan tetap menjaga mata tetap lembap. Hal ini seperti yang dilansir dari drhealthbenefits.com.

Selain itu, manfaat buah tomat lainnya adalah membantu proses penyaringan cahaya, juga untuk menghilangkan cahaya biru yang berpotensi merusak jaringan mata Anda. Hal ini didapat karena tomat mengandung lutein dan zeaxanthin.

Apel

Dalam hasil riset terbaru, ditemui setidaknya ada lebih dari 10 nutrisi baik yang terkandung dalam satu buah apel, mulai dari: seng, sodium, potassium, fosfor, magnesium, zat besi, kalsium, vitamin, cholin, dan masih banyak lagi. Salah satu manfaatnya adalah untuk mata. Menyehatkan Mata, khususnya mencegah katarak. Sebab, sudah banyak penelitian yang menyebutkan bahwa seseorang yang
rutin mengonsumsi apel, mengalami risiko penurunan katarak sampai 15 persen.

Wortel.

Salah satu manfaatnya adalah mencegah rabun dan memperbaiki penglihatan karena mengandung karoten dan vitamin A yang mampu membantu mencegah terjadinya rabun senja dan memperbaiki penglihatan yang lemah.

Sumber:

https://doktersehat.com/manfaat-tomat-untuk-mata-yang-cantik-dan-sehat/
https://doktersehat.com/manfaat-apel/
https://doktersehat.com/manfaat-wortel/

          Pada awalnya, banyak orang mengkonsumsi gluta untuk memperkuat imun tubuh. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, manfaat gluta untuk memutihkan kulit tanpa sengaja ditemukan oleh seseorang yang mengkonsumsi glutathione dalam jumlah besar dan ia pun merasakan adanya perubahan warna kulit.

Hal ini rupanya juga disetujui oleh pakar kecantikan. Menurut dermatologis Dr. Gaile, glutathione dapat mempengaruhi produksi melanin (Pigmen penentu warna kulit) dalam beberapa cara, yaitu:

– Mengurangi aktivitas tyrosinase, yang mana tyrosinase sendiri merupakan enzim yang berperan untuk memproduksi melanin.

– Mengubah produksi eumelanin menjadi pheomelanin. Terdapat dua jenis melanin dalam tubuh, yaitu eumelanin yang memberikan warna hitam-cokelat, dan pheomelanin yang memberikan warna kuning-merah. Dosis besar glutathione akan membuat kulit memproduksi lebih banyak pheomelanin yang diasosiasikan dengan warna kulit lebih terang.

– Memengaruhi melanicytotoxic, sehingga memiliki efek depigmentasi pada kulit yang kerap membuat seseorang seolah terlihat lebih putih.

Jadi, jika dirangkum dari ketiga poin di atas, glutathione memiliki manfaat utama mengurangi melanin dan mengubah produksi melanin, sehingga tidak salah jika glutathione disebut mampu membuat kulit terlihat lebih cerah. Meski begitu, glutathione tidak serta-merta dapat memutihkan kulit, karena pada dasarnya warna kulit asli manusia tidak dapat diubah.

Selain manfaatnya untuk perubahan warna kulit, glutathione juga memiliki beberapa manfaat lainnya untuk kesehatan kulit, yang meliputi:

– Meningkatkan kelembapan dan elastisitas kulit.

– Memberikan perlindugan dari radikal bebas.

– Kandungan anti oksidan–nya membuat kulit lebih kuat, sehat, dan terlihat lebih glowing.

Selamat mencoba.

Sumber:

https://journal.sociolla.com/beauty/manfaat-glutathione-untuk-kulit   

Apel

Apel memang mempunyai kandungan nutrisi  yang melimpah, dan menguntungkan bagi tubuh.  Apel, nyaris tidak mengandung lemak  dan  rendah kalori, namun kaya akan antioksidan, flavonoid, serat, air, vitamin c, kalium,  pektin,  dan asam ursolat.  

Manfaatnya sangat banyak,  diantaranya: Apabila dikonsumsi setiap hari, diduga mampu memperkecil risiko penyakit jantung dan menurunkan kolesterol.  Mengurangi penyumbatan dan  peradangan  pada dinding pembuluh darah arteri. 

Ini semua  berkat kombinasi serat larut dalam lemak, seperti pektin, fitonutrien (Nutrisi nabati), dan  antioksidan yang mencegah kolesterol  menumpuk di lapisan dinding pembuluh darah. Apel juga memiliki indeks glikemik rendah, baik  untuk penyakit diabetes.  Fitonutrien  dalam apel, membantu mengatur kadar gula  darah dalam tubuh.

Coenzyme Q10

Coenzyme Q10 adalah antioksidan yang diproduksi secara  alami di dalam sel manusia. Selain untuk  membantu produksi  energi dan  mencegah kerusakan sel, Coenzyme Q10 juga berperan untuk  mencegah  penumpukan  lemak pada pembuluh darah yang memicu terjadinya  aterosklerosis.

Beta Glucan

Beta Glucan dan inulin merupakan  jenis serat yang  terkandung di berbagai macam makanan  dan memiliki  berbagai manfaat, salah satunya  untuk menurunkan  kolesterol. Glucan  dan  inulin merupakan jenis serat yang  terkandung  di berbagai macam makanan dan memiliki berbgaai manfaat, salah satunya untuk menurunkan  kolesterol. Dalam menurunkan kolesterol, beta glucan dan inulin bekerja dengan cara mengikat  kolesterol  yang terdapat di usus kecil,  dan mencegahnya terserap ke aliran darah agar  tidak menumpuk di dalam tubuh.

Jantung sehat. Hidup sehat. Hidup bahagia.

Sumber: www.alodokter.com

          Bagi banyak orang, manfaat kopi selama ini hanya dianggap sebagai penambah energi kala menyambut hari, atau saat mengantuk. Padahal, banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kopi juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

Kopi merupakan salah satu minuman paling populer di dunia. Kopi murni yang dikonsumsi tanpa gula maupun susu, mengandung antioksidan tinggi dan beberapa nutrisi yang bermanfaat bagi tubuh, seperti riboflavin (vitamin B2), asam pantotenat (vitamin B5), mangan, kalium, natrium, magnesium, dan niacin (vitamin B3).

Sejumlah studi menunjukkan bahwa orang yang rutin minum kopi 2-3 cangkir kopi sehari memiliki risiko lebih rendah mengalami penyakit serius, seperti diabetes tipe 2, kanker, penyakit jantung, penyakit Parkinson, dan gangguan hati.

Mengurangi Risiko Terkena Diabetes Tipe 2

Manfaat kopi bagi kesehatan yang mungkin bisa didapatkan salah satunya adalah mengurangi risiko terkena diabetes tipe 2. Studi yang dilakukan sebuah universitas ternama
menyatakan bahwa orang yang mengonsumsi kopi lebih dari secangkir tiap hari selama empat tahun, memiliki risiko terkena diabetes tipe 2 lebih rendah sebesar 11 persen. Namun, kopi bukanlah satu-satunya hal yang memengaruhi risiko diabetes. Di samping itu, perlu diingat bahwa menambahkan terlalu banyak gula ke dalam kopi, justru dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit ini.

Mengurangi Risiko Depresi dan Gangguan Fungsi Otak

Penelitian lain menunjukkan bahwa kopi kemungkinan dapat mengurangi risiko depresi dan membantu menjaga kesehatan otak, sehingga mencegah demensia dan stroke. Berdasarkan penelitian yang dilakukan, meminum setidaknya empat cangkir kopi berkafein menurunkan risiko terkena depresi sebanyak 20 persen. Untuk mendapatkan manfaat kopi yang satu ini, disarankan mengonsumsi produk kopi yang mengandung kafein tinggi.

Menurunkan Risiko Terkena Penyakit Parkinson

Kegembiraan para peminum kopi belum berakhir. Kali ini, para peneliti menyimpulkan bahwa asupan kopi dan kafein yang tinggi kemungkinan besar bisa menurunkan risiko terkena penyakit parkinson secara signifikan. Bukan hanya dapat mencegah penyakit Parkinson, dalam penelitian ini juga diungkapkan bahwa konsumsi kopi dinilai bermanfaat bagi mereka yang sudah menderita penyakit ini. Kandungan kafein di dalam kopi dianggap mampu membantu para penderita Parkinson dalam mengontrol gerakan tubuh.

Menurunkan Risiko Terkena Penyakit pada Organ Hati

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa kopi berpotensi menurunkan risiko terkena sirosis hati pada peminum alkohol, hingga 22 persen. Mereka yang mengonsumsi kopi sebanyak dua cangkir atau lebih dapat mengalami penurunan risiko hingga 66 persen terhadap kematian akibat sirosis (pengerasan organ hati). Selain sirosis, konsumsi kopi juga dapat menurunkan risiko terjadinya kanker hati, perlemakan hati, serta penyakit empedu seperti radang dan batu empedu. Menurut sebuah penelitian, konsumsi kopi menurunkan risiko terkena kanker hati hingga 40 persen. Dari penelitian yang sama, konsumsi kopi sebanyak tiga cangkir sehari, dapat menurunkan risiko terkena kanker hati hingga lebih dari 50 persen

 

Menjaga Kesehatan Jantung

Menurut penelitian yang dilakukan oleh sebuah lembaga pendidikan ternama di dunia, konsumsi kopi dalam jumlah sedang dapat melindungi seseorang dari penyakit jantung. Adapun jumlah sedang tersebut setara dengan dua cangkir kopi atau 236,5 ml per hari. Meski demikian, manfaat kopi untuk menjaga kesehatan jantung dan melindungi jantung dari penyakit masih belum didukung oleh data yang konsisten, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut Mempertahankan Tubuh Tetap Langsing. Kopi hitam tanpa gula merupakan salah satu minuman yang mengandung kalori dalam jumlah yang amat rendah. Selain itu, kandungan kafein dalam minuman ini mampu mempercepat metabolisme dan membantu proses pembakaran lemak dalam tubuh. Oleh karena itu, kopi dipercaya bermanfaat untuk membantu menjaga tubuh tetap langsing. Namun perlu Anda ketahui, berbagai manfaat kopi di atas masih membutuhkan penelitian
lanjutan guna menguatkan bukti-bukti yang ada. Bagi Anda yang menderita tekanan darah tinggi, penyakit tiroid, penyakit asam lambung, kolesterol tinggi, gangguan tidur, atau sedang hamil, dianjurkan untuk mengurangi konsumsi kopi dan berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui batasan aman konsumsinya.

Sumber:
https://www.alodokter.com/potensi-manfaat-kopi-terkandung-di-tiap-kenikmatan-seruputnya

          Buah pisang umumnya disukai segala usia. Dengan rasa yang manis dan mengenyangkan, tak jarang pisang dapat dimakan langsung atau diolah menjadi makanan dan minuman.

Ada banyak perdebatan tentang manfaat mengonsumsi pisang. Beberapa orang mengatakan bahwa tidak baik memakan pisang terlalu sering. Sedangkan yang lain mengklaim bahwa sangat bagus untuk mengonsumsi pisang setiap hari.

Yang jelas, banyak ahli gizi mengatakan pisang memiliki banyak manfaat seperti antioksidan, kecantikan, dan menurunkan berat badan. Tentang menurunkan berat badan, pisang memang layak dimasukan sebagai menu diet Anda.

Hal ini diungkapkan ahli gizi dari India, Sunali Sharma. Ia mengatakan buah berwarna kuning ini justru bisa membantu menurunkan berat badan meski mengandung banyak kalori.

Dilansir dari NDTV, pisang mengandung karbohidrat baik dan rendah lemak yang bisa membakar kalori berlebih. Disebutkan dalam Healing Food’s oleh DK Publishing House, buah pisang mengandung glukosa yang cepat dilepaskan dan fruktosa yang lambat dilepaskan, sehingga memasok energi.

Jadi tak heran kalau pisang bisa mengisi kembali tubuh dengan energi yang hilang selama olahraga atau aktivitas fisik lainnya. Pisang juga memiliki kandungan serat tinggi yang membantu pergerakan usus halus dan meningkatkan pencernaan. Sementara, serat dalam pisang membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna.

Tidak ada ruginya. Selamat mencoba!

Sumber: https://liputan6.com

تمتع بصحة جيدة. احصل على الجمال. كن ثريًا.
Get Healthy. Get Beauty. Get Wealthy.
变得健康。获得美丽。变得富有
© OURCITRUS Digital 2021